Cegah Karhutla dan ISPA, Babinsa Serda Sukiran Gencarkan Imbauan Larangan Membakar Lahan
Pekanbaru, Mimbarnegeri.com - Di tengah kondisi musim hujan yang masih berlangsung, Babinsa Koramil 06/Sukajadi Kodim 0301/Pekanbaru, Serda Sukiran terus mengintensifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan memberikan imbauan secara langsung kepada warga binaan agar tidak membuka lahan perkebunan dengan cara membakar.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi dini untuk mencegah dampak buruk yang dapat ditimbulkan akibat pembakaran lahan, baik terhadap kesehatan masyarakat maupun kelestarian lingkungan.
Meski memasuki musim hujan, Serda Sukiran menegaskan bahwa potensi kebakaran lahan tetap ada apabila masyarakat masih melakukan pembakaran tanpa pengawasan dan pengendalian.
“Walaupun sekarang musim hujan, risiko kebakaran tetap bisa terjadi. Membakar lahan bukan solusi yang aman, karena berdampak sangat besar bagi kesehatan dan lingkungan,” ujar Serda Sukiran saat menyampaikan imbauan kepada warga, Selasa (13/1/2026)
Menurutnya, praktik membuka lahan dengan cara membakar dapat menimbulkan asap yang berdampak pada gangguan pernapasan, meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), menurunkan kualitas udara, merusak unsur hara tanah juga mengganggu ekosistem alam.
Selain itu, kebakaran lahan juga dapat meluas dan sulit dikendalikan, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Dalam kesempatan tersebut, Serda Sukiran mengajak warga untuk menggunakan cara-cara yang lebih ramah lingkungan dalam mengelola lahan, seperti pembersihan manual atau pemanfaatan kembali sisa tanaman tanpa harus dibakar.
Ia menekankan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama demi keberlangsungan hidup generasi mendatang. “Kami mengajak seluruh warga untuk lebih peduli. Lingkungan yang sehat akan berdampak langsung pada kesehatan dan kenyamanan masyarakat,” tambahnya.
Imbauan yang disampaikan Babinsa mendapat respons positif dari warga. Mario, salah seorang warga setempat mengaku memahami risiko dari pembakaran lahan dan menyatakan siap mendukung upaya pencegahan yang dilakukan aparat kewilayahan.
“Kami jadi lebih paham dampaknya. Selama ini mungkin dianggap sepele, tapi ternyata efeknya bisa kemana-mana. Kami siap mengikuti imbauan Babinsa dan tidak membakar lahan,” ungkap Mario.
Sunardi, warga lainnya juga berharap kegiatan sosialisasi dan imbauan seperti ini terus dilakukan secara berkelanjutan, agar kesadaran masyarakat semakin meningkat dan lingkungan tetap terjaga.
Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami bahaya pembakaran lahan serta berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran, khususnya di wilayah Kecamatan Sukajadi.
Secara terpisah, Danramil 06/Sukajadi Kapten Inf Tayung Chaniago memberikan apresiasi terhadap peran aktif Babinsa dalam mengedukasi dan mengingatkan masyarakat terkait larangan membakar lahan.
Menurutnya, kegiatan imbauan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial TNI dalam menjaga keamanan, keselamatan, kelestarian lingkungan di wilayah binaan.
“Babinsa harus terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi dan pencegahan. Membakar lahan memiliki dampak yang sangat luas, mulai dari kesehatan hingga kerusakan lingkungan. Karena itu, kesadaran masyarakat menjadi kunci utama,” tegas Kapten Inf Tayung Chaniago.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung upaya pencegahan karhutla dengan mematuhi aturan dan tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun.
“Dengan kerjasama yang baik antara TNI, pemerintah dan masyarakat, kita berharap wilayah Sukajadi tetap aman, sehat dan terbebas dari kebakaran lahan,” pungkasnya. (Pendim 0301)




Tulis Komentar