Jum'at, 21 Juni 2019
Follow:
 
Hukrim
Lagi Bahas Demo, Presma UIN Riau Dihajar Segerombolan OTK hingga Berdarah-darah

Hukrim - - Rabu, 22/05/2019 - 16:12:17 WIB

PEKANBARU - Segerombolan orang tak dikenal (OTK) mengeroyok Presiden Mahasiswa (Presma) UIN Suska Riau Yudi Utama Tarigan, Rabu (22/5/2019) dinihari.

Insiden anarkis ini terjadi di salah satu warung di depan Rumah Sakit Jiwa Tampan, Pekanbaru.

Sahabat Yudi, Aji Nur Sahid membenarkan kabar tersebut. Dikatakannya, Yudi kala itu sedang berdiskusi terkait aksi demo siang hari kemarin bersama teman sesama massa aksi, Ali Tondi, di warung tersebut.

Saat asyik mengobrol, Yudi dan rekannya Ali Tondi didatangi sekitar 20 hingga 30-an orang tak dikenal dari dalam tiga unit mobil berbeda. Mobil tersebut berhenti lalu penumpangnya turun dan dua mahasiswa tersebut 'dihajar' oleh gerombolan tersebut, di parkirkan di depan warung.

"Orang-orang itulah yang langsung keluar mobil dan menghajar Yudi dan Ali Tondi di tempat, sekitar jam 02.00 WIB lah," ujar Aji, Rabu (22/5/2019).

Akibat dari pemukulan ini, Yudi mengalami babak belur di wajah. Mata, hidung, dan telinga Yudi mengeluarkan darah segar.

Aji juga menduga kejadian ini merupakan imbas dari aksi demo yang dilakukan BEM Nusantara pada siang kemarin.

Rekan korban lainnya, Azmi mengaku saat ini, Rabu (22/5/2019) siang, Yudi sudah dilakukan rontgen di RS Eka Hospital Pekanbaru.

"Yudi sudah sadar walau masih lemah. Tadi sudah dilakukan rontgen untuk mengetahui luka-luka yang dialami," kata Azmi via telepon kepada wartawan.

Azmi juga mengatakan belum membuat laporan ke polisi karena kondisinya masih lemah. Tapi dia dan mahasiswa lain benar-benar akan menempuh jalur hukum atas tindakan brutal tersebut.

Untuk diketahui, Yudi Utama Tarigan merupakan Koordinator Umum aksi BEM Nusantara di kantor DPRD Riau dengan tema '21 tahun pasca reformasi'.

Aksi ini sendiri memang cukup panas karena terjadi aksi dorong-dorongan antara mahasiswa dan aparat keamanan, hingga beberapa fasilitas rusak seperti pagar, pintu kaca, dan meja kantor. Polisi juga menembakkan water canon ke para pendemo sore kemarin.

Foto Yudi saat terbaring dengan kondisi babak belur juga ramai tersebar media sosial, seperti whatsapp dan Instagram di kalangan mahasiswa di Pekanbaru.(clc)

Komentar Anda :
 
HOME | REGIONAL | POLITIK | EKONOMI | PERISTIWA | AGROBISNIS | BUDAYA | PENDIDIKAN | PARLEMEN | BIOGRAFI | CATATAN | FOTO | INDEKS
Redaksi | Info Iklan | Disclaimer
Copyright 2012-2017 PT. MIMBAR ANUGERAH NEGERI PERS, All Rights Reserved