Selasa, 19 November 2019
Follow:
 
Agrobisnis
Tahun 2012 permintaan bibit sawit turun

Agrobisnis - MimbarNegeri.com - Senin, 06/02/2012 - 02:13:54 WIB
TERKAIT:
 
 

Medan-MimbarNegeri.com--Manajer Bahan Tanaman Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan Razak Purba mengatakan bahwa akibat dari kebijakan moratorium izin kawasan hutan dan kawasan gambut yang baru dikeluarkan oleh pemerintah beberapa waktu lalu membuat permintaan bibit sawit di perkirakan akan menurun drastis.

Hal tersebut lanjut Razak membuat ekspansi lahan untuk perkebunan sawit terhenti dan berakibat kepada permintaan bibit sawit juga menjadi ikut terhenti.

"Semula kami menargetkan ada kenaikan penjualan benih tahun ini,(2012/red), namun karena ada kebijakan baru tersebut apa yang di rencanakan berubah," ujar Razak kepada wartawan.

Akhirnya pihak PPKS merubah target rencana penjualan bibit sawit hanya pada kisaran angka 30% saja. Padahal pada tahun 2011 lalu pengadaan benih terus menunjukkan kenaikan dari tahun 2010. Dimana pada tahun 2011 PPKS Medan berhasil menaikkan angka penjualan bibit sawit sebesar 16,66 % yaitu 35 juta bibit di banding dari tahun 2010 yang menjual sebesar 30juta benih.

Dan untuk tahun ini, PPKS Medan hanya berani menargetkan penjualan 30 juta bibit saja, lebih rendah penjualan pada tahun 2011 lalu. Padahal kemampuan produksi benih PPKS Medan itu mencapai 50 juta benih per tahun.

"namun sejak moratorium lahan perkebunan berlaku pada tahun lalu, praktis kami (PPKS Medan) hanya melayani penjualan benih kelapa sawit dari perusahaan atau pemilik perkebunan sawit yang melakukan replanting atau peremajaan tanaman saja." Ujar Razak.(*tim)

Komentar Anda :
 
HOME | REGIONAL | POLITIK | EKONOMI | PERISTIWA | AGROBISNIS | BUDAYA | PENDIDIKAN | PARLEMEN | INDEKS
Redaksi | Info Iklan | Disclaimer
Copyright 2012-2019 PT. MIMBAR ANUGERAH NEGERI PERS, All Rights Reserved